Washington - Kenapa Steven Joseph Christopher nekad mengancam membunuh Barack Obama. Semua karena kebijakan Obama menunjuk orang-orang Yahudi di posisi penting kabinetnya mendatang. Dalam tulisannya yang dimuat di situs internet pada 11 Januari, Christopher menulis dia sudah memutuskan untuk membunuh Obama. Secara pribadi, dia mengaku tak ada masalah dengan presiden kulit hitam pertama AS itu. Tapi, Christophe yakin, apa yang hendak dia lakukan, berarti banyak bagi negara AS. "Bukan karena saya rasis sehingga saya ingin membunuh Barack. Ini karena saya tak bisa membiarkan lagi parasit Yahudi mengganggu jlan mereka dengan menjadikan orang-orang Amerika tersesat di jalan .......... mereka," tulis Christopher seperti diungkatkan Agen Rahasia. Akibat ancaman-ancamannya itu, Cristopher ditangkap dan ditahan petugas Agen Rahasia, Jumat (16/1). Laki-laki berusia 42 tahun itu ditahan di Brookhaven, Mississippi. Christopher menghadapi ancaman penjara lima tahun atau denda US$ 250 jika terbukti di pengadilan nantinya. Bukan sekali ini Obama diancam dengan pembunuhan oleh pihak-pihak yang tak senang dengan aktivitas politiknya. Sebelum Pemilu AS berlangsung, seorang warga AS juga mengancam akan menembak Obama jika dia terpilih sebagai presiden AS. Obama sendiri akan dilantik sebagai presiden pada Selasa mendatang. Dia menjadi presiden kulit hitam pertama yang memimpin negara adikuasa tersebut. Obama, politisi Partai Demokrat, terpilih sebagai presiden setelah mengalahkan kandidat Partai Republik, John McCain pada Pemilu tahun lalu. Dia meneruskan tongkat estafet dari George W. Bush, politisi Republik yang jadi presiden AS dua kali berturut-turut. [I4]
Pilih Yahudi, Obama Hendak Dibunuh
Jumat, 16 November 2012
Diposting oleh
Welcome to my blog
di
08.46
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar